Showing posts with label experiences. Show all posts
Showing posts with label experiences. Show all posts

Tuesday, July 9, 2013

GJUI 2013, Comifuro, dan Debut Para Bajak Laut

Tahun lalu saya datang ke GJUI sebagai pengunjung dan tukang belanja. Tahun ini, saya datang sebagai partisipan comifuro dan..... tukang belanja. Masih. Kayaknya kata 'belanja' itu nggak bisa lepas dari seorang Asa, ya. Untung tahun ini teman baik dan bro satu stand saya yang bernama Mino berbaik hati untuk membelikan saya barangnya dahulu. Kalau nggak, gimana cara ini bakal kelewatan banyak sekali barang bagus?

Sebenarnya ini cerita berawal dari tiga bulan yang lalu saat pendaftaran Comifuro alias Comic Frontier baru dibuka. Art circle kami, Pirates of the Irregular Table, sudah ada sejak lama, tapi sampai sekarang masih stagnan-stagnan saja. Makanya kami ingin mencoba sesuatu yang baru, sampai akhirnya kita mengumpulkan nyali untuk mengisi formulir dan daftar Comifuro 2. Wah. Pertama kali ikut convention dan langsung Comifuro.

Panik? Pasti.

Hal-hal yang terjadi sewaktu kita mempersiapkan Comifuro ini tentunya banyak sekali. Mulai dari planning ngerjain doujin bareng Aoi di rumah Hikari yang selalu berakhir jadi sesi ngebo bersama, mengerjakan postcard dan toning doujin di tengah-tengah lautan latihan soal dan ujian (paket C HAHAH ujian terakhir lulus SMA dan saya malah ngerjain beginian orz), nggak tidur bareng beberapa member untuk mempersiapkan ini-itu, wah sekali pengalamannya. Salut banget sama circle-circle yang udah rajin tabling. Jadi begini, toh, penderitaan mereka.

Namun, jerih payah kita akhirnya terbayar. Mungkin nggak semenarik yang lain, tapi rasanya bahagia banget waktu ngeliat stand kita sudah selesai diatur dan siap untuk melakukan penjualan. Rada nyesel sih nggak bawa kamera DSLR, tapi setidaknya sudah bisa diabadikan dengan difoto pakai kamera iPod (yang sebenernya kualitas sampah banget orz).

Pirates of the Irregular Table, siap berlayar!

Lucunya—bentuk meja kita ini nyambung sama nama circle. Meja stand lain itu lurus semua, sedangkan punya kami miring sendiri. Bener-bener Pirates of the Irregular Table, hahah. Barang-barang yang kita jual mulai dari doujinshi (Kuroko no Basket. Genre-nya komedi dan saya juga heran kenapa ide cerita kita bisa senista ini...), berbagai macam prints, postcard, sampai kaos! Hahah, kalo kaos itu ide saya. Sebuah impian masa kecil jualan kaos, sebenarnya, tapi itu mah cerita lain.

Beneran nggak nyangka, ya ampun TuT

Yang paling bikin kaget adalah doujinshi kami berhasil sold out! Heran sekaligus terharu. Terima kasih banyak kepada para pembeli yang telah membeli doujin kita yang waktu masa pembuatannya sudah kami anggap seperti ngelahirin anak sendiri (...). Pokoknya luar biasa kalian semua. Kami akan tetap semangat untuk membuat doujinshi lagi di kemudian hari /o/

Lalu ada lagi pengalaman yang unik, yaitu saya menyanyi di depan umum HAHAHAH. Dulu pernah ikut pandus dan sempat pentas di depan orang tua murid di sekolah, tapi feeling-nya beda banget. Kalau di pandus saya harus pakai falcetto dan bernyanyi bersama teman-teman, kali ini saya sendirian dan mutusin urat malu untuk nyanyi lagu screamo. Belum lagi saya menjadi penutup untuk ajang utattemita ini. Entah gimana ceritanya yang tadinya saya hanya mau menonton acara menyanyi lalu tiba-tiba jadi nyamperin panitia dan nyodorin iPod buat daftarin lagu Escapes-nya Draw the Emotional atas nama Asa, terus sampai di panggung dan mulai nyanyi. Astaga. Saya hanya berharap para penonton di situ terhibur dengan performance dadakan saya sobs.

Nah, sayangnya karena saya kebanyakan jaga stand, jadi saya hampir gak kemana-mana kecuali di area gedung Comifuro itu. Makanya, mungkin karena itu saya juga jadi banyak belanja dan keliling-keliling stand orang. Saya senang di sana bisa menambah kenalan fellow artist, bahkan juga fellow musisi dan penyuka band Foreground Eclipse (plis banget lah ini harus disebut). Puas banget deh hari itu. Belanjanya pun juga puas—dan saya heran kenapa keluar duitnya nggak separah biasa dan... kenapa jadi (hampir) 50% Eva begini...

Loot tahun ini; Mulai dari doujinshi, print, bookmark, sampai CD arrange Touhou.

Oh iya—setelah Comifuro, saya pengen keysmash karena mengetahui eksistensi CD arrange Touhou di Indonesia. Senang banget, karena saya paling doyan sama yang beginian dan gak nyangka akhirnya ada juga arranger dari Indonesia, hahah. Sebenarnya sudah planning mau membuat band arrange Touhou sendiri yang bergenre rock/metal juga, sih. Sayangnya karena tahun ini lagi ada ujian, saya tidak jadi mengeluarkan demo CD (yang ini masih genre akustik) karena masih kurang beberapa lagu. Mungkin untuk tahun depan, Pirates of the Irregular Table bisa buka booth lagi di Comifuro 3 dengan doujinshi yang lebih asik dan juga CD arrange Touhou yang sudah benar-benar nge-rock/metal!! ;u;

Friday, March 8, 2013

+500 Cosplayers dan Cowok-Cowok Edan

Tanggal 2-3 Maret 2013 minggu kemarin diadakan sebuah acara cosplay yang cukup besar di Gandaria City yang dinamakan Pre-Clash. Awalnya saya tidak ada niatan untuk datang, apalagi karena harga tiket masuknya sudah membuat saya mojok duluan. Sebenarnya (katanya) jika kita cosplay, masuknya akan gratis. Masalahnya kostum saya yang baru ini belum kelar; jadi yaa jika saya ingin masuk event-nya, saya harus membeli tiket.

Untunglah ada seseorang yang kebanyakan duit sangat baik hati dan bersedia untuk membelikan saya tiket masuk event-nya. Sebutlah dia si A. Belum lagi dia juga bersedia untuk menjemput saya di tempat les dan juga mengantarkan saya pulang setelah acara selesai.

Saya pikir rencana untuk hari sabtu ini—ah, ya, saya datang hanya di hari pertama—sudah bagus sekali. Selesai les dan menunggu jemputan pun saya masih santai-santai saja. Waktu masuk ke mobil teman saya itu, saya juga pikir hari ini akan berlangsung cukup mulus.

Nggak tau aja pas sore-sorenya ada plot twist yang bikin kaki gemetaran waktu sampai rumah.

Sunday, October 30, 2011

"Coba, mainin appergio C mayor"

"...hah?"

Daaan itu adalah salah satu kebegoan seorang Asa pada hari yang indah ini. Di Jakarta sih lagi hujan, dan saya suka hujan, jadi saya bilang hari ini hari yang indah. Tapi saya ngga akan membicarakan cuaca di post ini karena nanti saya malah melebay ria pake hiperbola tentang betapa saya cintanya sama hujan.

Ahem--jadi, alkisah hari ini si Asa ikut ujian musik, lebih spesifiknya sih ujian drum sama biola. Ini ujian pertama saya dan srsly, persiapan saya kayaknya kurang banget apalagi untuk ujian biola. Kalau yang drum sih lagunya gpp, teorinya yah okelah, pas bagian suruh mainin beberapa beat juga kayaknya gpp. Giliran biola--JENG JENG, cengo saya di depan pengawas.

Mari kita mulai dari ujian drum.

Saya dateng, buka pintu gedung les, langsung disambut sama lautan orang-orang mulai dari murid, orang tuanya, dan juga staff ujiannya. Sofa-sofa di ruang tunggu dipindahin, diganti sama kursi-kursi yang ada meja kecilnya dan saya langsung disuruh ngerjain ujian teori di situ. Ujian teorinya ga ketat-ketat amat, malah tempat ujiannya tuh di tempat yang kelihatan banyak orang. Selain fakta kalau saya lupa apa arti 'birama' (ngeblank, biasa lah), alhamdulillah yang lain bisa dijawab entah dengan baik atau tidak.

Setelah itu saya nunggu dipanggil untuk ujian praktek. Lumayan, sekitar sejam baru dipanggil dan untuk ngabisin waktu saya nge-doodle. So, intermezzo sedikit biar ga sakit mata liat tulisan terus, inilah dudelnya.



Kenapa saya gambar Rosetta!Gumi? Well, lagu yang saya bakal pake untuk ujian adalah Rosetta, jadi biar menghayati gitu lho /alah/. Pas banget, setelah saya naro sketchbook di dalam tas, saya dipanggil sama guru pembimbing saya untuk masuk ke ruang ujian.

Langsung saja saya disuruh duduk di depan drum dan main beberapa beat yang sudah ditentuin oleh si pengawas. 3.5/5 saya bisa mainin dengan baik--semoga aja si pengawas itu ngelulusin saya di bagian yang ini (yay). Selanjutnya langsung ke lagu dan kebetulan juga bagian yang saya tunggu-tunggu. Untung pengawasnya nyantai, kalo ngga saya bakal kagok setengah mati pas main lagunya--which I didn't, and I think I did pretty well (walaupun kata pengawasnya saya harus agak lebih hati-hati dalam tempo beatnya setelah fill-in ahahah ;;))

Ujian drum selesai, tapi saya belom bisa nafas lega karena masih ada ujian biola yang oh-so frightening. Karena lapar dan masih ada interval sejam sebelum ujian biola dimulai, saya pergi ke kantin buat ngambil makan (gratisan euy, udah gitu saya dapet 2 kupon makan karena ujiannya 2 ihiy). Saat itu juga saya jadi ngobrol sama tante-tante yang anaknya ikut ujian biola, terus dia juga nanya-nanya tentang biola sama saya. Ujung-ujungnya, as usual, jadi ngomongin homeschooling (karena pasti ada pertanyaan "kamu sekolah di mana?" dan jadi ke sini).

Tante-tantenya keliatan baik, sih, tapi karena harus pergi ke ruang ujian saya undur diri (?) dan langsung ke ruang tunggu. Waktu nyampe di situ saya langsung dipanggil sama pengawasnya tapiiiiii pas udah di depan ruang ujian, salah satu staffnya bilang gini sama saya (demi kenyamanan dan keamanan bersama, saya akan sensor beberapa bagian):

"Sa, guru pembimbing kamu belum dateng."
"Ha?"
"Kak Piip belom dateng, jadi biarin murid yang setelah kamu ujian dulu ya sambil nunggu dia nyampe sini."
"Oh, oke..."

Setelah murid itu selesai (lama banget ujiannya--20 menitan ada, kali), dia nyamperin saya lagi.

"Sa, guru kamu ga dateng."
"..............terus gimana?" << dalam hati berbagai profanities dikeluarkan
"Kamu mesti sama Pak Piip nanti dibimbingnya. Kak Piip pergi ke Piip ga bilang-bilang."

Jadilah saya mesti masuk ruang ujian itu sendirian--as in, ngga tau pengawas atau guru pembimbing saya dan nervous level jadi makin parah karena hal ini. Bagian teknik, srsly, ANCUR BANGET IDON'TEVEN OTL. Disuruh mainin beberapa tangga nada dengan legato 2 dan saya lupa nge-legato pas disuruh mainin tangga nada G yang dua oktaf (padahal kyknya ya, ini nilainya tinggi sob). Terus pas disuruh appergio pertama kali, saya cengo dulu karena lupa total apa itu yang namanya 'appergio'. Thankfully, di bagian lagu kayaknya oke-oke aja karena Etude 15 dari Suzuki 1 udah pernah saya mainin buat konser dan Minuet 3 sering saya mainin dulu di piano.

Selesai ujian--langsung cabut liek a boss. Eh, tapi sebelum saya ngambil makan lagi karena kupon yang terakhir belom kepake #dor. Saya belom nanya sih nilai ujiannya keluar kapan, yang jelas semoga--SEMOGA--lulus. Amin.

Sunday, September 4, 2011

WHO LIVES IN THE PINEAPPLE UNDER THE SEA

Sebelum menjawab pertanyaan yang ada di judul, agak telat sih tapi saya ingin mengucapkan, 

minal aidzin walfaidzin dan selamat hari raya Idul Fitri bagi yang merayakan o/ 

Tahun ini alhamdulillah saya bisa sholat ied karena tahun lalu ga bisa. Alasannya? Masalah cewek lah, untung tahun ini ngga kejadian lagi.

Nah, bagi seorang Asa, tiada hari raya tanpa yang namanya mudik ke Tanjung Pinang (pokoknya itu di Sumatra. Cek peta kalau ngga tau). Di sana ada keluarga besar dari bagian ibu saya dan pastinya satu rumah itu ramenya minta ampun. Ada nenek dan kakek yang baik buanget, tante dan om yang sifatnya macem-macem, juga ada saudara saya mulai dari yang paling ngocol sampai yang paling nyambung kalau ngobrol sama saya.

Tahun ini bisa dibilang saya lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan kekeluargaan HALAH BAHASANYA. Maksudnya, saya ngga cuman diem di kamar main DS atau dengerin musik, tapi mau masuk dapur dan bantu-bantu masak buat hari raya. Yang paling ajaib (buat saya sih ini ajaib, buat kalian ngga tau deh), saya jadi volunteer buat main sama saudara saya yang masih bayi. Biasanya saya ngga mau deket-deket anak kecil yang di bawah lima tahun, tapi ini oke-oke aja dan malah saya yang keseruan sendiri pas main sama dia lol.


Saya bantu-bantu bikin nastar lol Seharusnya sih bentuknya bulat, tapi saya mulai bosen di tengah-tengah dan akhirnya bikin bentuk yang lain bareng sama saudara.

Keluarga saya juga punya tradisi tiap tahun dimana kita ke pantai dan main seharian. Kali ini kita nginep lagi, tapi ada beberapa orang yang ngga ikut karena mereka pergi ke Singapore (kalau saya bawa paspor kemungkinan bisa ikut, tapi karena ngga, ya, ngga ikut orz). Nevertheless, seru banget! Justru bagian inilah yang menurut saya paling berkesan di mudik tahun ini.


Adek saya ketemu kerang yang bentuknya mirip kupu-kupu. Keren deh *u*

Berangkat pagi dan sampai siang, kami para anak-anak langsung nyebur ke laut. Yang laki-laki sibuk nyiapin pancingan, sedangkan yang perempuan duduk-duduk, ngegosip sambil makan-makan. Saya ketemu BANYAK banget binatang-binatang yang aneh. Tahun lalu lautnya dibajak sama segerombolan ubur-ubur, jadi kita ngga bisa berenang. Kali ini ubur-uburnya ngga ada, tapi jumlah rumput lautnya ngga nyantai banget. Alhasil kita ngga bisa berenang dengan puas di laut, cuman jalan-jalan dan rendemin badan aja.

Barusan saya bilang binatang aneh--apa aja? Saya dan ketiga saudara (semuanya cowo, saya cewe sendiri di sini lol) yang melakukan petualangan di laut menemukan teripang, kepiting--mulai dari yang warna putih sampai hitam, ikan--duhh namanya juga laut, dan..... JENG-JENG-JENG


SAUDARANYA (?) PATRICK.

Rahasia umum kalau saya punya obsesi aneh sama bintang laut. Pas ketemu Pak Patrick ini di deket batu pun noraknya kumat dan langsung kenalan dan salaman sama dia. IYA SAUDARA-SAUDARA, SAYA SALAMAN SAMA BINTANG LAUT << tolong di tampar karena ga jelas. T-tapi lucu lho, kelihatan kakinya dan pas saudara saya yang kecil ngga sengaja bikin Pak Patrick kebalik saya bisa liat mulutnya dia.

Malemnya saya dan saudara saya yang seumuran ikut yang bapak-bapak mancing lagi. Malem sekitar jam 12an gitu pintu kamar diketok--ayah mau ngambil roti buat bekal dan akhirnya saya ikut. Dengan pancingan yang super duper simpel (benang dengan kail + pemberat diiket ke buletannya tape dispenser), saya iseng-iseng ikut mancing dengan saudara. Ayah dan kedua om pakai pancingan yang beneran--kelihatannya pro banget lol. Hasilnya? CUMAN DAPET 1 IKAN LOLOL dan itu pun ngga sengaja dapetnya. Pas saya coba pake pancingannya sih saya dapet--dapet kepiting 2 ekor terus malah lepas orz

At least dapat pengalaman sih, dan saya juga belum pernah mancing malem-malem kayak begitu o3o


This machine still exists omg. Dan itu bukan saya--wong saya yang motret kok.

Hari terakhir diajak ke mall untuk main. Om dan tante beliin kita koin buanyak banget dan saya masih agak bersalah karena ngga main sampai koinnya habis orz Emang dasar saya udah ngeplot sejak di mobil mau main apa, masuk-masuk habis beli koin tuh langsung nongkrong di depan mesin DDR HAHAHA Hebatnya lagi, DDR di sini masih 4th mix! Udah lama banget saya ngga main yang itu, kalau di Jakarta saya biasanya main yang DDR X.

Yah, begitulah mudik lebaran saya tahun ini. Seru--lebih seru dari yang tahun lalu malah, dan semoga tahun depan bisa lebih seru lagi! /o/

Sunday, July 31, 2011

Sepeda, Oh Sepeda

Pertama, akhirnya ngerombak layout karena 1). layout yang sebelumnya memang lebih keren dan rapi tapi ada beberapa hal yg ngga ada, 2). akhirnya ketemu background yang sekarang, dan terakhir 3). Asano Atsuko, novel anda ini sungguh....ajaib.

Kedua,

akhirnya saya naik sepeda lagi setelah kurang lebih setahun lho HUAHAHA.

Ceritanya saya janjian mau karaoke sama temen-temen, tapi berhubung ayah (satu-satunya orang yang bisa nyetir di rumah) lagi camping sama temen-temennya dari komunitas offroad jadinya saya mesti berangkat sendiri. Kebetulan rumah temen cukup deket, 15-20 menitan lah kalo naik sepeda, alhasil saya naik sepeda ke rumah dia dan baru pergi ke tempat karaokenya. Lumayanlah olahraga, sepeda saya sepeda gunung juga jadi bisa di-setting juga kalau butuh challenge (biar sepedanya jadi lebih berat gitu, if you know what I mean).

Nah sebelum pergi ini rupanya....JENG-JENG-JENG, sepedanya rusak! Jelek banget, padahal udah ngesok gitu bawa sepeda keluar rumah tapi tiba-tiba ga bisa digowes karena bagian rantainya ada yang lepas. Fail-nya ngga sampai situ doang, akhirnya saya menginspeksi masalahnya dan rupanya rantainya nyangkut dan ada suatu bagian yang ngehalangin. Saya sama pembantu di rumah akhirnya bawa tang dan obeng dan saya mulai ngutak-ngatik itu sepeda.

Baru satu sekrup yang dicopot sekrup kan ya namanya tiba-tiba ayah saya datang! Kalian tanya--kenapa datang? Rupanya pagi itu dia sedang ngurusin anak anjing yang di rumah sebelum ditinggal camping. Jadi di tengah-tengah 'betulin' sepeda, dia nyamperin saya dan nanya.

Ayah: Kenapa, Sa? Kok belum pergi?
Saya: Sepedanya rusak pak, ini lagi dibetulin.
Ayah: Hah? Rusak kenapa? Mana sini-sini, bapak liat.

Dan saudara-saudara sekalian, dia ketawa dan saya yakin kalau dia suka nge-browse hal yang sama kyk saya dia bakal bilang "FAAAILLL!!". Kenapa?

Ayah: *sambil ngakak* Yaelah, ini kan giginya doang yang ngaco, kenapa pake acara bongkar2 segala?
Saya: .......................
Ayah: *muterin bagian ganti gigi di pegangan sepedanya* Tuh.
Saya: .......................... orz

BEGITU, SAUDARA-SAUDARA. Dengan mudahnya ayah saya mengganti giginya dan JENGJENG, sepedanya langsung betul. Akhirnya sekrup itu dia yang masang balik dan sepeda saya diutak-atik lagi soalnya udah jarang dipake, kayak bel-nya, tempat duduknya dll. Barulah setelah fail parah itu saya pergi ke rumah temen.

Di jalan saya hampir ketabrak motor dua kali dan mobil sekali karena udah lama ga naik dan harus saya akui--itu masih jam 10an jadi saya belum 100% bangun. Tetapi puji syukur kepada tuhan saya sampai di rumah temen dengan selamat dan setelah itu kami pergi ke tempat karaokenya dan kami (saya, temen saya yg saya datengin rumahnya, dan 4 orang lainnya) nyanyi sampai tenggorokan sakit. Karena selesainya agak malem, akhirnya mampir ke Plaza Senayan buat makan dan ngobrol-ngobrol.

Sampai di rumah temen saya lagi itu udah malem, jadi saya bilang ke ortu kalau butuh nginep biar pulangnya besok aja pake sepeda. Dibolehin, dan akhirnya saya bisa lanjut ngobrol lagi sama dia. Besok pagi jam 10an saya pulang ke rumah dan hebatnya jalanan ke rumah JAUH lebih sepi daripada kemaren lsdjas;dlkjf

Setelah kejadian itu mungkin saya akan lebih banyak naik sepeda lagi. Toh udah bener dan saya memang butuh olahraga. Sekalian untuk nunggu buka puasa juga kan bisa tuh o3o Jadi last but not least, buat yg merasa, selamat menunaikan ibadah puasa 8D/

Sunday, January 16, 2011

asa and the snorting audience

Today was my first violin concert and I think it was pretty satisfying. I think. I did well while practicing but when I had to perform I was nervous and I screwed up in some parts orz I had to redo the last part of the song because I was trembling and I couldn't move the bow properly.

Thank god one of the audience snorted (and I think I heard some of them giggling as well) because this made me snort too and somehow that stopped me from trembling too much. That was weird actually. I had thought I would be like "holy crap someone is laughing at me jsdklaf;sdj I will sulk when I get home", but no. Instead in my head I thought "you haven't seen the real thing, HAHA". I managed to play the last half like a boss and I must admit I like it better than the first half of the song.

Want to know the song I played? Here it is. Although it's not a recording of me playing AND DAMN THE KID'S BETTER THAN ME ORZ, but it's the same song. If you're learning the violin, then you might know it already (it's Etude & its variation from Suzuki 1. Yes I'm still in grade 1 you have a problem with that?).


Oh and I can play the Nyan Nyan Jingle from Macross Frontier using the violin now! Maybe I'll record it sometime when I find out how to do it lol

Wednesday, November 24, 2010

5x5x5?

ASDJFK;SDFL SELESAAAAAAAI

Akhirnya setelah seharian di sekolah berkutat dengan internet ga becus, pas sampe rumah langsung dibuka juga itu video tutorial 5x5. Berhasil akhirnya! Ini jenis rubik's keempat yang saya berhasil ngerjain. Yang saya pernah kerjain & selesai itu 3x3 (saya punya + paling bisa), 2x2 (dipinjemin temen, tapi saya lupa caranya), dan 3x2 (dipinjemin temen juga dan lupa caranya juga orz).

Awal-awalnya memang bingungin, tapi akhir-akhirnya lumayan gampang karena pake cara 3x3 dan udah afal kalo yang itu XD Kalau tertarik/perlu mengerjakan yang 5x5 ini, tutorial yang saya pake bisa ditemukan di sini. Ada versi text dan versi video. Kalo saya pakenya yang video karena lebih jelas dan dipraktekin pengerjaannya.

Friday, October 29, 2010

IMW (International Multicultural Week)

IMW adalah sebuah event di sekolah saya yang diselenggarakan 2 tahun sekali. Inti dari event ini adalah, tiap kelas dapet sebuah negara (diundi) dan selama 1 minggu akan belajar segala hal tentang negara ini. Nanti di hari terakhir akan ada performance dari tiap kelas dan semua orang harus pakai baju tradisional negara masing-masing.

So, kelas saya dapat Belanda dan ini kedua kalinya saya dapet negara ini (yang pertama pas kelas 1 SD). Dulu tuh kayaknya belajarnya gitu-gitu aja, sekarang saya lebih ngerti dan karena memang sudah cukup umur (errr belom juga sih tapi ya) jadi tahu lebih banyak hal tentang Belanda. Sebutlah saya ketinggalan jaman tapi saya baru tau kalau disana tuh marijuana dilegalin (sampe ada coffeeshop, di mana orang-orang disana boleh nge-ganja), prostitusi adalah pekerjaan yang legal, dan kawin sesama jenis juga legal. Mungkin ada enaknya juga sih karena dapet negara yang menarik, tapi bajunya itu loh ya ampun orz



Kelas juga harus didekorasi dan bertema negaranya. Barang-barang yang berhubungan juga di-display. Terus nanti ada kunjungan dari kelas lain, dan kita mesti jelasin tentang negara kita. Kita juga nanti ngunjungin kelas lain dan belajar tentang budaya di negara mereka. Dekorasi kelas yang dapet Argentina itu keren banget, yang Meksiko juga haha



Sekilas info tentang Belanda (paling udah pada tau), negara ini terkenal dengan kincir angin-nya. Kincir angin ini dipakai untuk giling gandum, dan ada sebuah area (lupa saya namanya, saya bukan bagian yang nge-research ini soalnya ;;) di mana ada sekomplek kincir angin yang banyak banget yang dibangun (kalau ga salah) sekitar tahun 1970an.


Lalu karena event ini berdekatan sama Math Week (yep, aneh-aneh ya event di sekolah ini orz), alhasil kita disuruh bikin diorama bangunan di belanda dan skalanya ga boleh ngaco, jadinya ukurannya juga ga boleh asal-asalan. Saya bikin cube house yang ada di Rotterdam, tapi ga mirip karena males ngecat dan bikin detail-nya (padahal kerja kelompok, tapi berhubung saya lemah banget sama yang namanya kerja kelompok jadi ga maksimal kerjanya). Cube house atau disebut kubuswoningen adalah komplek perumahan rumah-rumah kotak yang dimiringkan 45 derajat yang terletak di daerah Blaak, Rotterdam. Arsiteknya (Piet Blom) membuat komplek perumahan ini dengan ide "rumah-rumah itu adalah pohon, jadi sebuah komplek perumahan akan menjadi sebuah hutan".

Bagian yang paling ditunggu-tunggu pasti karena makanannya lmao. Setelah performance adalah jam makan siang, dan makanan tiap negara yang telah disiapkan di pagi hari boleh kita makan. Karena performance kelas saya 'agak' kurang memuaskan (banyak hal terjadi dan last minute changes-nya parah banget, terus ada beberapa anak yang ngga ngikutin script-nya yang udah dibuat), saya lari ke kelas sebelah untuk meluapkan emosi (wtf) dan karena teman-teman dekat saya di kelas itu semua. Jadilah saya menyantap makanan Polandia selama jam makan siang itu, pas udah mau abis baru deh saya balik ke kelas dan dapat sisa makanannya haha XD;


Katanya sih ini makanan Polandia ;; Itu ada kentang goreng dan ayam yang ditengahnya diisi jamur (enak sih). Saya nyolong sambel dari kelas saya soalnya di kelas saya tuh ada kroket dan macaroni (memang bukan makanan Belanda sih macaroni, tapi pada ngotot minta jadi ada yang bawa orz). Karena piringnya terbatas, jadi saya makan 1 piring sama temen saya (temen yang paling deket, sama-sama suka Harry Potter dan kita suka ligilimens mendadak alias kalau ngomong suka bareng XD).


Nah, ini adalah Apple Pie-nya Polandia yang dikasih whip cream. Beh enak banget ini kue, saya pengen lagi. Sayangnya karena dibagiin ke seluruh kelas jadi tiap orang dapetnya dikit-dikit. Saya juga keliling-keliling kelas lain dan berhasil dapat Chicken Enchiladas (?) dari kelas di depan saya yang dapet Meksiko. Saya ga berani ke cluster sebelah soalnya ga ada yang bener-bener kenal orangnya.

Begitulah IMW tahun ini, dan ini juga IMW terakhir saya karena anak SMA ga ada IMW. Lagian saya juga bakal pindah SMAnya =3=

Thursday, September 16, 2010

holiday report pshuuu (part 1?)

First of all, SELAMAT IDUL FITRI semuanya! semoga puasa kita diterima, sholat idul fitri kita diterima, dan dosa kita semua selama setahun ini diampuni oleh tuhan C8

Hal pertama yang mau saya bilang adalah, dengan bodohnya saya ga bawa kamera ke sini. Bukan apa-apa, Nox tuh berat 8| ya mungkin ga seberat kamera lain karena Nox itu bahannya plastik dan ga terlalu berbobot body-nya, tapi saya ga punya tas kamera yang berbentuk ransel yang bisa muat hal-hal lain, jadinya ga dibawa deh. So, maaf jika ga ada foto ya orz

So anyhow, liburan ini saya pergi mudik ke Tanjung Pinang (tempat nenek (dari ibu) saya). Bagi yang ngga tau, tempat itu adalah di sebuah pulau deket Batam. Masih ga tau? Liat peta aja biar lebih jelas (loh iya, kalau mmng mau lebih jelas ya liat peta aja hahah). Sebenernya sih gitu-gitu aja di sana kayak tahun lalu. Kerjaannya cuman rayain Idul Fitri, sungkeman, dapet THR hell yeah, main-main sama saudara, kurang lebih sih begitu.

Tahun ini, saya jadi agak lebih jauh sama 2 saudara saya yang laki-laki karena rupanya mereka tuh udah, err, gimana ya bilangnya, gaul lah istilahnya. Sukanya main ke luar melulu. Ke rumah temen lah, jalan bareng lah, jadi jarang ada di rumah. Kalo sama saudara perempuan sih malah makin deket, secara minat saya sama dia sama. Ditambah lagi karena saya jadi suka K-pop (ditularin temen saya lmao), jadi makin lagi. Jadi tuh tiap kali ketemu langsung nyalain lagu2 mereka. Trus seharian nonton konser live-nya SNSD bareng, terus juga nonton banyak banget MV K-pop kyk SHINee, DBSK/TVXQ (kalo ini mah saya udh suka jadi bbrp udh tau), F(x), Kara (1 doang sih), 2ne1, 2PM, 2AM, SuJu, wah banyak deh.

Tradisi yang dilakukan tiap tahun kalo saya ke sini itu adalah pergi ke pantai. Pantai disini jauh lebih bersih daripada di Jakarta (iya lah) dan personally saya lebih suka pantai di sini daripada di Bali karena lebih sepi, jadi lebih private juga. Rupanya tahun ini kita nginep 1 malem, jadi lebih puas lagi berenang di lautnya. Saya 1 kamar sama 3 saudara saya dan rusuhnya minta ampun. Kamar berserakan, penuh kaleng2 soda dan plastik snack, musik masing2 nyala bersamaan, waduh parah deh. Lucunya, kan tempat tidurnya ada 2 tuh dan cowo-cewe dipisah. Yang cewe tempat tidurnya lebih berantakan daripada yang cowo, padahal kita santai-santai aja tuh situ. Malahan yang cowo rusuh sendiri di tempat tidur mereka.

Yang seru tuh malah pas malem. Ibu saya masuk kamar kita jam 11 buat jemput adek saya, karena adek saya mau tidur sama Ibu. Tiba-tiba dia bilang, kalo ada yang ngetok pintu jam 2 malem harus tutup kuping. Alhasil kita-kita udah curiga nih mau diapain. Saudara saya yang laki2 (yang paling tua) itu rupanya penakut, dan saya juga ga kuat kalo diceritain kayak gitu (saya tuh takut kalo berbentuk media, kalo asli saya ga takut ga tau kenapa). Mana saudara saya yg cewe pake acara cerita tentang pulau boneka di Meksiko segala lagi. Terus saudara saya yang seumuran (laki-laki) masang lagu yang ceritanya dinyanyiin kuntilanak (diantara ada dan tidak ada kalo ga salah judulnya, saya lupa ;;) pake speaker. Sampe akhirnya kita tuh rusuh dan baru bisa tidur sekitar jam 1 pagi lol

Yah yang menarik selama di sini sih kurang lebih itu. Saya masih di sini sampe tanggal 18, jadi mungkin masih ada part 2-nya secara katanya masih mau jalan-jalan lagi. Oh ya, saya berhasil menularkan fandom Durarara!! sama Baka Test ke saudara saya. Trus mereka ngebet lanjutin Umineko karena dulu pas saya kasih tunjuk itu masih episode 10-an (belom ada Evatrice deh pokoknya). Udah gitu, saya juga belom selesai ngerjain tugas sekolah nih, padahal due-nya di minggu pertama orz

Sunday, August 22, 2010

from photography to violin

Kemaren saya diajak ayah saya ikut seminar IndoNikon di restoran di deket Monas (lupa namanya apa) tentang travel photography dan travel writing. Jadi diundanglah seorang fotografer travel dan jurnalis travel yang sering kontribusi ke majalah-majalah airlines kyk Garuda, Air Asia, sama Lion Air.

Menarik juga seminarnya, karena mereka berdua ngga cuman jelasin teknik, tapi juga jelasin tentang pengalaman pribadi mereka pas melakukan projek itu. Kayak si fotografer travel, jadi dia ngejelasin tentang travel photography itu dari trip dia ke Laos sama Kamboja. Nah dia ngga cuman jelasin tentang kamera, depth of field yg sebaiknya dipake, teknik2, tapi dia juga cerita tentang orang-orang yang dia ajak ngomong di sana, dan juga kebudayaannya. Saya aja akhirnya juga belajar tentang kehidupan para biksu di Kamboja lmao.

Kalo yang jurnalis itu juga sama. Saya ngga cuman belajar cara nulis tentang travel kita, tapi dia juga cerita gimana cara buat suatu tulisan yang berkualitas, unik, dan yang kemungkinan bakal ditolak sama penerbit (biar kita ngga kayak gitu). Satu quote yang saya suka dan ga tau kenapa menurut saya agak lucu, dia bilang "jangan motret kayak apa yang udah ada di flickr, dan jangan nulis apa yang ada di google". Emang bener sih tapi, kalau kayak gitu berarti foto/tulisan kita kesannya 'basi'. Secara ngga langsung, teknik penulisan artikel dan layout majalah juga dijelasin, cukup berguna lah buat nanti kalo ada project bikin majalah di sekolah.

Terus kemaren itu saya juga ke toko musik untuk betulin senar biola saya (tali A-nya putus). Di toko itu, saya ngeliat ada viola, cello, contrabass, sama electric violin, dan omg noraknya keluar pas liat lmao =)) Ngga nyangka contrabass itu gede banget, lebih tinggi dari saya malah! Terus saya juga liat biola yang 1/4, mungil banget kayak biola mainan malah. Terus pas senar Fetzer (nama biola saya. saya mikir mau ganti nama jadi Cordelia, tapi ga tau bagusan yang mana 8|) diganti, SUMFEH ITU SUARA BEDA SAMA YANG DULU. Saya yakin itu karena senarnya. Senar yang dulu tuh kayaknya tipis, terus suaranya melengking. Tapi senar yang baru ini suaranya lebih halus, agak tebel, dan enak suaranya. Wah seneng deh saya akhirnya suaranya becus \o/

Baguslah karena at least temen-temen saya ngga perlu jadi 100% budeg nanti pas music performance. 2 minggu lagi tuh jadi ada music performance di sekolah, jadi kita disuruh main lagu Bendera-nya Coklat, terserah mau nyanyi atau pake instrumen. Nah saya dengan nekatnya bilang mau pake biola. Gurunya juga nyuruh saya pake biola, secara dia tau saya tuh belajar main biola. Yaa semoga aja I don't make a complete fool of myself pas performance deh. Fingering saya belom lancar soalnya, dan gesekannya belom merdu-merdu banget. Tapi tapi, like me and my dad always says, "Expect for the best; Prepare for the worst"
*toast butterbeer bareng para Marauders*

Sunday, June 20, 2010

asa can actually cook

Setelah beberapa lama ga masuk dapur, akhirnya seorang Asa MASAK \o/


Pasti pada nanya, kenapa bocah 14 tahun pemalas ini sewot karena masak Indomie. Alasannya karena, dulu aku pernah disuruh masak pas masih SD kelas 6 dan punya semacam 'pengalaman' sama kompornya. Alhasil jadi takut deket2 kompor dan karena dulu nyalain kompornya pake korek api. Tapi sekarang karena perkembangan zaman alah apaan nih , tadi pas masuk dapur aku menemukan korek api yang dipencet-pencet itu, yang bentuknya mirip-mirip pistol (?).

Akhirnya karena laper banget dan lagi sendirian di rumah, saya masak. Dan sukses juga, dan cukup bangga walaupun cuman masak Indomie. Akhirnya bisa ngalahin rasa takut sama kompor. Jadi sekarang bisa masak sendiri deh kalau laper dan ga ada yang mau masakin lmao